skip to Main Content

Merger dan Akuisisi Indosat Terkendala Aturan

Merger dan Akuisisi Indosat Terkendala Aturan

Yogyakarta, Selular.ID – Indosat Ooredoo dikabarkan tengah menjajaki proses akusisi atau merger dengan operator lain. Dalam isu tersebut, nama XL selalu dikait-kaitkan di dalamnya.

Kabar mengenai akuisisi XL Axiata bukanlah kabar baru, hal ini sudah berhembus sejak setahun belakangan.

Chris Kanter, President Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, saat pertama kali menjabat sebagai Dirut Indosat Ooredoo pada Oktober tahun lalu sudah membahasnya namun perihal kapan proses akusisi operator ini dilakukan, masih belum ada informasi lebih lanjut.

Dan kini Chris kembali membahas mengenai hal itu. Dikatakan dia, Ooredoo sebagai induk perusahaan Indosat, sudah melakukan pembicaraan intensif terkait merger akuisisi dengan salah satu operator ini sejak setahun belakangan.

“Sejak tahun lalu kami sudah berbicara. Namun kami terkendala aturan merger akuisisi pemerintah yang hingga kini tidak jelas,” Kata Chris, di Yogyakarta (28/01/18).

Dikatakan dia, jumlah operator yang ada saat ini cukup banyak membuat persaingan bisnis tidak sehat. Idealnya hanya ada tiga atau maksimal empat operator agar kualitas sinyal tetap baik.

Di sisi lain, ia menyebut industri telekomunikasi telah menanti kejelasan aturan kepemilikan spektrum jika kelak ada kesepakatan merger akuisisi antar dua perusahaan seluler.

Chris juga menginginkan agar pemerintah memperjelas aturan agar konsolidasi antar operator bisa terwujud.

“Saat ini aturannya ngga jelas, spektrum akan masuk sebagai bagian dari kesepakatan bisnis atau tidak, juga tidak jelas,” ujar Chris.

Menurutnya, rencana Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika yang menginginkan adanya merger akuisisi operator seluler merupakan wacana positif, dan diakui Chris membuat bisnis telekomunikasi lebih sehat.

Diketahui konsolidasi antar operator seluler di Indonesia memang telah digaungkan sejak tahun lalu. Hal ini juga Kemenkominfo. Tujuannya agar perusahaan telekomunikasi di Indonesia menjadi semakin kuat dan sehat.

Rudiantara pun telah beberapa kali berbicara soal konsolidasi antaroperator seluler di Indonesia. Terakhir, dirinya kembali melontarkan pernyataan soal konsolidasi operator seluler, pada November 2018 lalu.

Menurut dia merger sangat penting kalau perusahaan telekomunikasi ingin menjadi lebih kuat.

“Konsolidasi perusahaan telekomunikasi atau operator tak melulu soal kebijakan. Namun memang aturannya itu (konsolidasi) belum ada. Kami sedang menyiapkan. Kami juga tidak ingin kebijakan konsolidasi dibuat, tetapi malah tidak ada konsolidasi,” terang Rudiantara, kala itu.

Source: Selular
Merger dan Akuisisi Indosat Terkendala Aturan

zhavick

Web Developer

Leave a Reply

Back To Top